-->

Ad Unit (Iklan) BIG

TPFI Tantang Kapolda NTT, Gelar Perkara Ulang, Siap Ungkap Nama Pelaku Lain

  

Kasus pembunuhan Astrid dan anaknya Lael terus menjadi perbincangan. Bukan hanya di tingkat lokal, namun sudah sampai ke level Nasional. Kasus ini sudah menjadi perhatian media nasional dan Komnas Perlindungan anak. Bahkan peristiwa ini disiarkan di Hotman Paris Show Pada Selasa, (8/12/2021) dengan bintang tamu adalah kakak Kandung Astrid, Jack Manafe
Walau Randy Badjideh sudah mengaku sebagai pembunuh Astrid dan Lael, namun publik tidak puas dengan itu. Menurut beberapa orang tidak mungkin Randy bertindak sendirian. 

Begitu pula dengan Tim Pencari Fakta Independe (TPFI). Ketua TPFI, Samuel Haning, SH, MH mengatakan, mereka di TPFI tidak puas dengan penetapan tersangka Randy Badjideh sebagai pelaku tunggal. 


Oleh sebab itu, Paman Sam -sapaan akrab Sam Haning- menantang Kapolda NTT untuk gelar perkara ulang, bersama-sama dengan TPFI. Sebab, menurut Sam,hanya dengan cara itu, pelaku lain akan terbongkar. 

Sam Haning ungkapkan itu dalam wawancara di Chanel Youtube Pos Kupang pada 7 Desember 2021, dengan tag-line, "Menguak Fakta Kematian Ibu & Anak di Kupang NTT - NGOBROL ASYIK"


Sam Mengungkapkan, jauh-jauh hari sebelum Polda NTT menetapkan Randy sebagai tersangka, timnya sudah kantongi nama-nama terduga pelaku, namun dirinya tidak umumkan ke publik karena tidak boleh mendahului Kepolisian karena itu ranah mereka. Dia dan timnya hanya memantau dari luar, dan kalau memang ada yang mereka kira ada kejanggalan, maka mereka harus bicarakan itu ke Kapolda NTT. 


Oleh sebab itu, Paman Sam menantang kapolda NTT untuk gelar perkara ulang agar kasus ini terang benderang. Jangana da yang sembunyi-sembunyi. Misalnya, hasil otopsi dan keterangan saksi dalam kasus ini diungkapkan ke publik, agar publik tahu Polda NTT serius menangani kasus ini. 


Selain itu, Sam juga menyoroti soal, adanya pertemuan Kapolda dengan Pelaku, Randy sebelum Randy ditetapkan sebagai tersangka. Menurut Sam, itu ada yang aneh. Ada apa dengan Kapolda, memperlakukan tersangka Randy secara istimewa, sementara yang lain, seperti pelaku pembunuhan Nona Welkis, yakni Tinus Tanaem, tidak diperlakukan seperti itu. 

BACA JUGA: Ini 15 Argumen Hukum Advokat Matheus Sare Kepada Polda NTT, No. 11 Akan Membuka Fakta Baru

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Subscribe Our Newsletter